Saturday, 28 March 2015

Curug Kancil, Cibatu, Garut






SEKITAR 23 km arah Utara Kabupaten Garut, terdapat sebuah air terjun (curug-red) yang cukup terkenal di wilayah Kampung Kancil, Desa Padasuka, Kecamatan Cibatu.


Sejak dulu hingga kini, beken dengan sebutan Curug Kancil. Lokasinya terletak persis di kaki Gunung Muyung.


Kendati keberadaan objek yang satu ini berada di daerah pegunungan, namun sangat mudah dikunjungi. Betapa tidak, sarana infrastrukturnya sudah ditata melalui Alokasi Dana Desa (ADD) dan bantuan Bhakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa (BSMSS).


Di tengah perjalanan menuju ke-lokasi Curug, kita menemui pemandangan begitu indah, asri, dan udara sejuk ikut mewarnai panorama pegunungan. Jalan berliku serta naik turun menambah daya tarik tersendiri para pengunjung.









Curug Kancil di Kecamatan CIbatu, Garut. (Foto: Bambang Fouristian)






Praktis banyak wisatawan domestik dan asing merasa betah berkunjung ke Curug Kancil. Para pengunjung dapat melihat secara visual sederet limpahan air mengalir secara deras pada dinding tanah setinggi 20 meter.


Mereka-pun dapat membasuh tangan atau kaki seraya menikmati kesegaran air khas pegunungan. Air terjun pun ditampung pada sebuah kolam berukuran kecil yang dibuat untuk berenang anak-anak.


Konon, sumber air tersebut diyakini warga setempat memiliki khasiat yang luar biasa. Meski musim kemarau, Curug Kancil tetap memiliki kandungan air yang melimpah.


Terbukti, warga sekitar tak pernah kekurangan air bersih dan aliran air terjunnya masih tetap mengalir cukup deras. Bila para pengunjung ingin menimati tanpa diterpa sinar matahari, di sekitar lokasi terdapat bangunan kecil terbuat dari bambu (saung, red).


Umumnya, pasangan muda-mudi yang tengah dilanda asmara lebih memilih tempat-tempat yang jarang dilalui pengunjung. Ehm.


Banyak pengunjung mengaku tertarik datang karena selain mudah dikunjungi, juga panorama alam dan lokasi curug-nya masih alami. Ada juga yang terbantu dengan kehadiranair keramat berkhasiat disana.


Abah Dayat (75) dan Abah Sandang (70), pengelola Curug Kancil, mengatakan sumber air yang keluar dari gua di bawah air terjun memang berkhasiat dapat mencerdaskan daya nalar anak (IQ).


Sepuluh tahun silam, pengunjung dari kota Kembang Bandung memandikan anaknya yang memiliki daya nalar kurang.


Anehnya, setelah itu kecerdasan si-anak jadi meningkat. Setahun kemudian si pengunjung itu kembali menemui Abah, menceritakan anaknya jadi pintar setelah mandi di Curug Kancil.


Lokasi Curug Kancil seluas 300 tumbak ini kini masih milik Abah H. Yahya. Sayangnya, di mata penulis, keberadaan air terjun ini tak dikemas baik sebagaimana tempat-tempat pariwisata yang lainnya.


Jika lokasi tersebut tersebut dibeli Pemkab Garut, Curug Kancil bisa dijadikan pariwisata unggulan Kabupaten Garut.


Sebab dengan fasilitas seadanya, para pengunjung datang. Selain warga Garut, juga dari Kota Bandung, Tasikmalaya, Jakarta, Surabaya, Sumatera, Madura bahkan pernah dikunjungi turis asing dari negara Perancis.


Pembenahan oleh Pemkab diyakini membuat obyek ini makin menjadi primadona dan kebanggaan seluruh masyarakat Cibatu. Sudah pasti juga, wisatawan kian membludak, sehingga taraf ekonomi warga terangkat dan pendapatan asli daerah (PAD) pun ikut terdongkrak.
Read More ->>

Thursday, 26 March 2015

Tuesday, 20 January 2015

Monday, 19 January 2015

Avenged Sevenfold - Bat Country (live in Jakarta 2015)

Read More ->>

A7X AVENGED SEVENFOLD - BURIED ALIVE live in Jakarta, Indonesia 2015

Read More ->>

A7X AVENGED SEVENFOLD - ACID RAIN live in Jakarta, Indonesia 2015

Read More ->>

A7X AVENGED SEVENFOLD - A LITTLE PIECE OF HEAVEN live in Jakarta, Indone...

Read More ->>

A7X AVENGED SEVENFOLD - THIS MEANS WAR live in Jakarta, Indonesia 2015

Read More ->>

A7X AVENGED SEVENFOLD - SHEPHERD OF FIRE live in Jakarta, Indonesia 2015

Read More ->>

A7X AVENGED SEVENFOLD - UNHOLY CONFESSION live in Jakarta, Indonesia 2015

Read More ->>

A7X AVENGED SEVENFOLD - NIGHTMARE live in Jakarta, Indonesia 2015

Read More ->>

A7X AVENGED SEVENFOLD - NIGHTMARE live in Jakarta, Indonesia 2015

Read More ->>

A7X AVENGED SEVENFOLD - SEIZE THE DAY live in Jakarta, Indonesia 2015

Read More ->>

A7X AVENGED SEVENFOLD - HAIL TO THE KING live in Jakarta, Indonesia 2015

Read More ->>

Saturday, 17 January 2015

X MIA 3 (SMAN 13 GARUT) Tahun ajaran 2014/2015




                   X MIA 3 adalah salah satu kelas X dari SMAN 13 Garut. Seluruh siswa di kelas kami ada 39 orang, 14 laki-laki, dan 25 perempuan. Wali kelas kami adalah Bapak Sandra Yusepana, guru Geografi. Di sini, kami selalu mengutamakan keceriaan kelas daripada hanya diam tanpa melakukan apa-apa. Salah satu orang yang selalu meramaikan kelas kami adalah Anggun, Panji, Jefri, Gilang, dll. Di saat-saat apapun mereka selalu menggelakk tawa dan meramaikan kelas.

Adapun tim futsal kelas kami :
1. Anggun Setia Wiguna
2. M. Jefri
3. M.Rifki. R
4.Rifki.A
5.Panji
6.Gilang
7.Badriyansah
8.Feri
9.Rizqy
10.Aldi
11.Hadik

Sedangkan tim basket kelas kami :
1.M.Rifki
2.Badriyansah
3.Gilang
4.Dhika
5.Rifki
6.Hadik

                  Di saat porak pertama kami, pertandingan futsal kami berhasil mengalahkan kelas XII IPS 3 dengan skor 6-3, akan tetapi di pertandingan selanjutnya kami kalah telak oleh XII IPA 4 di karena kan mental dan stamina kami sudah cukup terkuras, di hari selanjutnya yaitu pertandingan basket kami berhasil ngalahakan kelas XII IPS 3 dengan skor 10-0, di pertandingan selanjutnya kami berhasil menumbangkan kelas XII IPA 4 dengan skor berbeda 4 poin, di quarter final kami berhadapan dengan kelas yang cukup berat, yaitu kelas XII IPA 2 dengan tensi yang memanas, kami sempat terpancing emosi karena suasana lapang yang panas serta energi yang terbatas, pertandingan itu sangat alot sehingga pertandingan harus di akhiri dengan adu "free throw", 3 kali throw. 

                 Percobaan pertama yang di eksekusi oleh saya (M.Rifki) hasilnya gagal untungnya pada eksekusi kedua yang di eksekutor oleh Badriyansah berhasil dan poin tunggal itu menghantarkan kami ke SEMI FINAL. Hal ini sangat berat bagi kami, karena ini semi final pertama kali saat menginjakkan kaki pertama kali di SMAN 13 Garut dan sebagai satu-satunya kelas X yang berhasil masuk semi final. Lawan kamipun semakin berat, kami harus melawan kelas yang terdiri atas pemain inti SMA kami, akan tetapi kami tidak patah semangat, kami akan menghadapi siapapun yang akan menjadi lawan kami tanpa meremehkan sedikit pun. Meskipun akhirnya kami kalah dengan skor berbeda jauh, tetapi itu sebuah pengalaman yang sangat berharga bagi kami untuk memajukkan potensi kami di bidang olahraga terutama bola Basket.

Siswa-siswi X MIA 3 (SMAN 13 GARUT) tahun ajaran 2014/2015
-Adelya Pratiwi
-Anggun Setia Wiguna
-Ajeng Widiani
-Aldy Fikriandi Sudarmanto  (KM)
-Aqsha Rananda
-Anisa Sri Rahmawati
-Assyifa Cintana Putri
-Badriansyah
-Blixgy Daka Besya Misga
-Dewi Sri Rahayu
-Dhika Ramdani
-Fery Handika
-Fitri Nur Rizqi
-Hadik Adzkar Sofyan
-Hani Nur Hanifah
-Gilang Maqbul Hidayat
-Mega Arumdani
-Melani Aprilia
-Mitha Nurpatimah
-Mira Nurmayanti
-Muhammad Jefri
-Muhammad Rifki Ramadhani
-Nur Ajijah Arroyani
-Panji Zam zam Ahnsory
-Penti Novi Indriani (Sekertaris)
-Pirda Rajina Pasha
-Rd. Trivia Indriani Murtasiah
-Repi Repiyanti Dewi
-Reni Apriliani
-Rifki Ahmad Faishal (WKM)
-Rizal Zulfikar
-Rizqy Maulana Hidayatulloh
-Rezki Regina
-Sinta Febrianti
-Siti Wahyuni (Bendahara)
-Syifa Nur Latifah
-Sumiati
-Winda Ayuningsih
-Widya Zahro



ALL FOR ONE, ONE FOR ALL ..
from : GTO


Maaf apabila ada kata-kata yang kurang berkenan di hati anda. Terima kasih sudah mengunjungi blog saya !
Penulis : Muhammad Rifki Ramadhani (A.K.A Rebellion10)
Read More ->>

Tuesday, 18 November 2014

Drama Perjuangan



                                                Drama Perjuangan X MIA 3 SMAN 13 Garut
                                                                Tahun Ajaran 2014/2015
                                                                                                           Karya : Rd. Trivia Indriani Murtasiah
Pemain :
 Louise Van Roosevelt             : M. Rifki Ramadhani
 Marie Roosevelt                     : Adelya Pratiwi
 James                                     : Hadik Adzkar. S
 Rush                                       : Gilang Maqbul. H
 Ai Fuuyumi                             : Nur Ajijah Arroyani
 Ayu                                        : Reni Aprilia
 Rakyat 1                                 : Anggun S.W
 Rakyat 2                                 : Panji Zam-Zam. A
Narrator                                      : Fitri Nur Rizki
                                                  KEMBALIKAN SENYUM BANGSA-KU !
        Pada zaman dahulu kehidupan masyarakat Indonesia sangat makmur dan damai.Ada kesadaran akan kekeluargaan dan saling melindungi. Kebahagiaan mereka lengkap dengan kekayaan alam yang melimpah. Nan jauh di sebrang samudera, tepatnya di suatu Negara yang sedang kehabisan akan rempah-rempah dan persediaan makanan lainnya. Hingga Louise Van Roosevelt harus memutar otak agar rakyatnya tetap bisa hidup.

Louise         : “Kita harus mencari jalan agar rakyatku bisa tetap hidup”
Marie           : “ You’re right Louise, Aku tak mau kepemimpinanmu runtuh begitu saja karena kekurangan makanan makanan. It’s not funny”
Louise         : “I know. Aku akan coba cari jalannya. James ! Rush ! cepat kesini !!”
James          : “Ya mister ?” Rush : “Ada keperluan apa ?”
Louise         : “Cepat siapkan pasukan. Kita akan mencari Negara yang bias membantu kita !”
James          : “Baik mister”
Rush            : “Excuse me mister. Orang-orang di Negara lain gempar dengan adanya Negara yang sangat kaya”
Louise          : “Dimana letak Negara itu ?”
James           : “Sebelah timur samudera hindia”
Rush             : “Dan mereka menyebutnya Nusantara”
Marie            : “Ya sudah, kalian bersiap saja untuk datang kesana. Cepat !!”
James&Rush : “Ok, Miss”
      
              Rush dan James bergegas untuk menyiapkan pasukannya untuk menuruti permintaan Louise dan Marie. Dalam beberapa hari mereka sampai di tanah subur nusantara. Keindahan alam nusantara membuat mereka benar-benar jatuh cinta dengan tempat yang saat ini mereka pijak.

Marie         : “Oh Louise, how beautiful this place ! Aku rasa, aku akan sangat nyaman tinggal di negri ini.”
Louise        : “Aku juga merasakan hal yang sama denganmu Marie. James, Rush, aku sangat berterima kasih padamu”
James         : “Terima kasih mister”
Rush           : “Ini adalah sebuah kebanggaan untuk kami”
Marie         : “Aku sangat kelelahan, Louise. Aku ingin istirahat”
Louise        : “Kalian dengar apa kata saudara ku ? Cepat carikan tempat istirahat untuk kita.”
Rush           : “Ok. Mister”
 
     Saat Louise dan Marie menunggu James dan Rush, ada dua orang gadis pribumi yang melewat di hadapan mereka. Dengan sangat sopan, kedua gadis pribumi itu menyapa Louise dan Marie.

Ai Fuuyumi   : “Permisi, tuan. Apakah kalian tamu nusantara ?”
Marie            : “Yes, You’re right. Any trouble ?”
Ayu              : “Selamat datang di negri kami”
Marie           : “Ya aku tau. Kalian hanya pengganggu ketenangan kami. Cepat pergi!!”
Louise          : “Marie ! Tidak sepantasnya kau bersikap seperti itu ! (membentak marie). Maafkan Sikap saudaraku. (kepada fuuyumi dan ayu)”
Fuuyumi        : “Tidak apa, mungkin perjalanan kalia sangat melelahkan”
Ayu               : “Tapi, kami tidak menyukai sekap saudaramu itu”
Louise          : “Sekali lagi maafkan saudaraku”

     Ada ketertarikan Louise akan sikap Fuuyumi yang sopan dan sangat tenang. Untuk beberapa saat Louise menatap Fuuyumi dengan penuh kekaguman. Tapi, Marie yang melihat apa yang terjadi pada saat itu sangat tidak bisa menerimanya.

Marie         : “Louise, apa kau baik-baik saja ?”
Louise        : “Aku jatuh, Marie. (Louise terus memandang Fuuyumi)
Marie         : “Apa maksudmu ?”
Ayu            : “Aku tau tuan, temanku memang cantik”
Louise        : “Nona, boleh aku mengetahui nama mu ?”
Fuuyumi      : “Ai Fuuyumi”
Louise        : “Namaku Louise van Roosevelt. Dan ini saudari ku Marie Roosevelt”
Ayu             : “Kau tidak ingin mengetahui namaku tuan ?”
Fuuyumi      : “Dan ini temanku Ayu Sri”
Ayu            : “Maaf tuan, kami harus pergi”

       Ayu menarik Fuuyumi untuk pergi dari sana. Begitu juga Louise dan Marie yang harus mencari James dan Rush.

         Untuk beberapa hari ini Louise penuh dengan ketenangan karena rakyatnya di negri Kincir Angin tercukupi. Tapi, semua itu didapatkan Louise dengan cara yang sangat tidak adil. Dia memaksa pribumi untuk menanam kebutuhan sandang yang ia inginkan. Dan hasilnya ia kirim untuk kesejahteraan rakyatnya. Di tempat lain, James dan Rush sangat kebingungan karena di lawan oleh pribumi. Mereka sudah sangat muak dengan prilaku tamu yang sangat semena-mena.

Rakyat 1      : “Tuan, kami harus memenuhi kebutuhan sandang kami”
Rakyat 2      : “Iya tuan. Keluarga kami sangat kelaparan”
Rush            : “Kalian jangan melawan !!”
James         : “Kerjakan saja apa yang kami perintahkan !!”
Ayu              : “Tapi, kami juga punya bataas kesabaran. Kami bukan boneka kalian !!” Fuuyumi hanya diam saat teman-temannya mencoba melawan. Dia tak punya keberanian seperti Ayu.
James           : “Dan kau ! (menunjuk Fuuyumi). Sekarang apa yang ingin kau lemparkan kepada kami !?”
Rush             : “Sekarang kau yang bicara !” Fuuyumi hanya menunduk untuk mengumpulkan keberaniannya. Hingga mulutnya tidak lagi kelu dan hatinya yakin, ia bicara dengan nada penuh dengan keberanian.
Fuuyumi        : “Saya, gadis pribumi yang sederhana. Saya tidak akan gemetar melawan anda !”

      James dan Rush kaget dengan apa yang di katakannya. Mereka tidak menyangka hal ini dapat terjadi. James dan Rush tidak dapat berkata apa-apa lagi. Dia lebih memilih untuk melaporkan hal ini kepada Louise.

Rush     : “Maaf, tuan. Ada yang ingin kami laporkan”
Louise   : “Ada apa ?”
James    : “Maafkan kami. Ada seorang gadis pribumi yang akan memimpin perlawanan terhadap perintah tuan”
Louise   : “Siapa dia ? Apakah dia tidak tau, siapa aku sebenarnya ?”
Rush     : “Maaf tuan, Kami tidak mengetahui namanya”
Louise   : “Kalian berikan saja peringatan nyata pada mereka !!”
James&Rush : “Siap tuan”

     James dan Rush pun pergi dari sana. Louise bingung memikirkan apa yang harus dia lakukan. Sesekali dia memikirkan gadis yang sempat menarik perhatiannya saat pertama menginjakan tanah nusantara, yakni Fuuyumi.

Louise       : “Taukah kau Fuuyumi ? Sikap anggun mu telah membuatku lupa akan segalanya. Sekarang, dimanakah engkau ? Aku sangat ingin bertemu dengan mu”
 Saat Louise sibuk dengan khayalannya akan Fuuyumi, datang Marie
Marie        : “Louise, sedang apa kau ?”
Louise       : “Fuuyumi, Marie. Aku memikirkannya”
Marie        : “Are you sure , Louise ? Kau memikirkan gadis itu ?”
Louise       : “Yes of course. I’m sure. Apakah kau betemu dengannya ?”
Marie        : “ Tidak ! Aku tak ingin bertemu dengannya”
Louise        : “ Kau memang sangat berbeda dengannya” Louise pergi meninggalkan Marie, dan Marie pun mengejarnya.

      Fuuyumi dan Ayu telah merencanakan sesuatu untuk melakukan perlawanan terhadap ketua para penjajah yaitu Louise.

Fuuyumi       : “Jadi, kita akan menyerbu kediaman ketua para tentara itu ?”
Ayu             : “Ya, tentu saja. Tapi, kita harus melakukan penyamaran agar mereka tidak mengenali kita”
Fuuyumi       : “ Baiklah, aku akan melakukan apapun untuk mengembalikan senyum bangsaku”

        Fuuyumi, Ayu dan teman-temannya datang ke rumah Louise untuk menuntut hak mereka. Saat itu, Louise dan Marie sedang tidak ada.

Ayu          : “Wahai para bangsawan ! Saya, Ayu datang kepada anda untuk mengambil senyum bangsaku !” Fuuyumi    : “Dan saya, Fuuyumi saya bertekad untuk mengembalikan hak rakyat nusantara!”
Saat itu James dan Rush tidak dapat menahan emosi .
Rush         : “Beraninya kalian datang kemari ?!”
Rakyat 1   : “Kami juga ingin berbahagia !!”
Rakyat 2    : “Kami bukan bau kalian”
James       : “Baiklah, jika itu keputusan kalian !”

        Dengan tiba-tiba James dan Rush menodongkan senjata kepada mereka dan menghabisi nyawa mereka. Fuuyumi dan Ayu tidak tinggal diam, mereka pun segera melakukan perlawanan. Rush jatuh di tangan Ayu, tapi Ayu juga terluka sangat parah hingga akhirnya dia meninggal. Sedangkan nyawa James di renggut Fuuyumi, dan melakukan perlawanan kepada Fuuyumi. Luka Fuuyumi juga tak kalah parah. Saat Fuuyumi tak bisa lagi bertahan, dating Louise dan Marie yang sangat kaget dengan apa yang terjadi. Dengan cepat, Louise menghampiri dan merangkul Fuuyumi yang sudah terkapar lemas.

Louise        : “Fuuyumi, apa yang terjadi ?”
Fuuyumi     : “Louise, jadi kau si darah biru itu ?”
Louise        : “Fuuyumi”
Fuuyumi      : “Jawab aku Louise !”
 Louise        : “Ya, itu aku, Fuuyumi”
Fuuyumi      : “Kau ?”
Marie          : “Maafkan kami, Fuuyumi. Kami menyesal”
Fuuyumi      : “Louise, Marie, aku mohon. Kembalikan senyum bangsaku”
Louise         : “Aku akan mengembalikannya, tapi aku mohon, jangan tinggalkan aku”
Marie          : “Iya Fuuyumi. Louise mencintaimu”
Fuuyumi      : “Benarkah ? Aku juga merasakan hal yang sama. Berjanjilah Louise, kembalikan senyum rakyatku”
Louise         : “Aku akan melakukan apa yang kau pinta, Fuuyumi”

   Saat itu, Fuuyumi pergi dengan tenang. Louise dan Marie sangat menyesali apa yang telah mereka perbuat. Untuk cintanya kepada Fuuyumi, Louise berhenti mejajah rakyat nusantara dan kembali ke negrinya.








 THE END !!!   Don't Forget for add my facebook : Muhammad Rifki Ramadhani
Read More ->>

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered By Blogger
Muhammad Rifki Ramadhani. Powered by Blogger.

Popular Posts